Saturday, 15 December 2012

Turun Ke Kotaraya (Malaysia)

Aku di sini menyemak langkah, sedang yang lain
bergegas pergi. Aku menurun tangga, perlahan dan
hati-hati. Semalam, jendela halaman terbuka mimpi
pun terbang ke pusar langit.

Hari ini aku turun ke kotaraya, dulu di sini aku mengenal
tubuhmu, tak ada  debu yang tersembunyi tanpa aku
melihatnya.

Sekarang, aku seperti pendatang asing menyedut
Semua terlihat indah. Aku semakin kecil dalam dunia
sendiri, seperti seekor ikan mas terkurung dalam kaca.

Aku mengingat namamu, Kampung Air, dan
Kampung Sembulan, terperangkap di bawah
sayap pembangunan. Apa kau masih di situ,
wahai manisku?

Mendongak ke atas bukan melihat Tuhan, tapi melihat
Hotel 5 bintang atau Condominium mewah, menembok
dan menutup jalan pinggir laut atau angin dari Pulau Gaya.

Mataku hanya menatap, terduduk di Anjung Selera
di sini rimba pembangunan tumbuh subur, kita tersembunyi
dalam lumpur yang gelap di antara akar-akarnya.

Ya benar, sekarang kita saling tak kenal. Kotarayamu
pun tumbuh tanpa menyapa dan mengucap salam.

Kota Kinabalu
15 Disember 2012
*AP Volume I, 2013