Thursday, 6 December 2012

Pelukis, Hitam Putih (dedikasi)

Suatu malam, di bulan Ogos
sebelum bernikah, lima tahun
setelah kekalahan Amerika di
Vietnam. Kau bangun, di bawah
lampu kerosen mulai kau melukis
dalam hitam putih. Sejak itu kau
telah melupakan dunia warna
selamanya. Kau memilih gajah,
melukisnya sampai hari ini. Mereka
memanggil namamu dan gajah kekal
di belakang nama pertama. Kau dikenal
sebagai pelukis dan melihat alam
dalam hitam putih. Sekarang, dalam
mimpi pun kau tak melihat warna,
hanya hitam dalam putih.

Kota Kinabalu
7 Disember 2012
*AP Volume I, 2013