Friday, 16 November 2012

Salammu, Air Teluk Yang Mengalir (Malaysia)

Menuju selatan dari negeri gading
Melihat langit di sini aku menurunkan
catatan sebuah perjalanan. Dari sini, aku
melihat sukmamu tetap hijau dan wajahmu
masih lembut. Ketika aku bertemumu
di desa, di tengah jalan, di kedai kopi,
kau selalu mengukir wajahmu dengan
senyum, atau mengangkat tangan kanan
sampai dua kening dan menjabat tangan
lalu tangan kananmu kembali menyentuh
dada ke sukma. Jabatmu ada ketulusan
dan salammu, air teluk yang mengalir dari
dua gading.

Kudat
16 November 2012
*ITBM (Bahagian II)