Thursday, 16 May 2013

Terminal Bas Kota Kinabalu*(ALBDSM)


Aku berdiri di belakang
orang sedang
bermain dam. Keduanya tenang
tak ingin
lawannya tau apa sedang ia fikirkan.
Dalam kesibukan di Terminal bas
mereka masih duduk
bermain dam.

Keduanya ada strategi
menghulur umpan dan menyerang.
Meruntuhkan pertahanan
lawan. Kesempatan diambil dengan
cermat.

Sedang keduanya asyik
ada pihak ketiga
datang dari kalangan  penonton
membuat
komen dan mengganggu jalan
perlawanan. Ia masuk campur
membetul atau memberi arahan,
jalan yang itu salah, mengejek
menimbulkan
curiga.

Sepanggar, Sepanggar
dua lagi.

Kota Kinabalu
16 Mei 2013

*Antologi Puisi, 'Lirik Bulan Di Sukma Malam', Sabahuddin Senin dan Kamaria Buang, Borneo Top Publishing House, 2013