Thursday, 23 May 2013

Harum Segar Di Tanah Merdeka (Kemerdekaan)

Kau adalah harum bunga yang
berhembus dari lurah ke lurah
dari lembah ke lembah, dari
timur ke barat dan utara ke
selatan.

Kau adalah angin sejuk
yang melepaskan panas
malam di dalam sukma.

Nafasmu yang meniup
kening dan telingaku
telah menghimpun ribuan
yang bila ditafsirkan
akan menjadi kalimat-
kalimat  yang tak pernah
dikalahkan dari masa silam.
Dan ia menakluki sukma
dan kau dan aku pasrah
sujud di bumi kasih-sayang.

Hujan petang yang turun
condong ke laut menyejukkan
bumi dan sentuhan itu telah
menyegarkan dirimu
menjadi matahari. Bila
malam tiba kau adalah
rembulan menyematkan
harapan ke dalam impian.

Kota Kinabalu
23 Mei 2013


*Antologi Puisi, 'Lirik Bulan Di Sukma Malam', Sabahuddin Senin dan Kamaria Buang, Borneo Top Publishing House, 2013
*Antologi Puisi kemerdekaan