Wednesday, 22 May 2013

Anak Tanpa Dokumen*(ALBDSM)

Telah berapa kali aku lalu di sini
mendengar perbualan tak putus
tertimbus di atas meja antara
kertas berserakan.
Terbawa  dalam diam dengan
mata menunduk lemah
pergi tak akan kembali.

Suara yang terporok menjadi debu
tanpa ada pendengarnya
apa lagi
bertahun-tahun permohonanmu terkandas
di bawah pintu mahkamah.
tanpa sedar
matahari telah mendekati tengah hari.

Anak yang lahir semalam
orang tua sabar menunggu
masa depan dipertaruhkan
ketika semua pintu tertutup
keresahannya semakin menghimpit.

Siapa yang bicara atas namamu
sekalipun kami banyak tapi lemah
anak tanpa warganegara
anak tanpa dokumen
sekolahnya separuh-separuh
lahir di tanah pribumi.

Kota Kinabalu
22 Mei 2013

*Antologi Puisi, 'Lirik Bulan Di Sukma Malam', Sabahuddin Senin dan Kamaria Buang, Borneo Top Publishing House, 2013