Monday, 8 July 2013

Ramadan Al Mubarak*

Tiada yang terindah datangnya
Ramadan Al Mubarak
di langit juita memandang
anak bulan, terasa lembut.

Inilah malam-malam penantian
doa kesyukuran kerana kami
berada dalam bulan penuh barkat
di tanah pribumi.

Aku mencium harum
Kenanga dan Melati menjelang
malam pertama. Berilah kami
kekuatan mendekati-Mu.

Ya Rabbi, kekurangan kami
bukan penghalang meraih
kasih-sayang-Mu. Kami
datang dengan kepala menunduk
zikirullah bermula dari sukma
dan menyerap ke dalam serambi
darah ke seluruh tubuh.

Salam Ramadan Al Mubarak
kepada saudaraku, di tanah
dendam dan kemarahan
menimbus segala kebaikan.

Salam Ramadan Al Mubarak
kepda saudaraku, yang masih
bergelut dalam kemiskinan
dan kelaparan yang menekan
perutmu sampai kau tak terasa
kelaparanmu.

Salam Ramadan Al Mubarak
kepada saudaraku yang
mendahului dunia dan melupakan
anak bulan telah menjelma
di langit samawi, begitu indah.

Salam Ramadan dan Al Mubarak
kepada saudaraku yang berpergian
di lautan mana, langit mana dan bumi
mana mencari keredahan-Mu.
Perjuangan Dawat-i-illahi sampai
ke hujung tanpa berhenti.

Langit-Mu selalu dingin
di malam solat tarawih
berdiri seorang Hafiz Quran
memimpin solat, membaca
ayat-ayat-Mu, perlahan, lembut
dan jelas. O jiwa kami
yang tenteram, berdiri,
ruku dan sujud dengan
barisan para malaikat.

Gerimis di tanah sukma
bagaimana kami bisa menjauh
sedang tangan-Mu memimpin
tangan-tangan dan sukma kami.

Salam Ramadan Al Mubarak
Salam Ramadan Al Mubarak
Salam Ramadan Al Mubarak
Lailahaillallah Muhammadur-Rasulullah.

Kota Kinabalu
9 Julai 2013