Thursday, 4 July 2013

Suara Hutan Belantara (Suasana)

Bagaiamana aku dapat menyentuh sukmamu
kekerasan itu adalah bahasa silam lahir dari
titik-titik hitam di langitmu lalu berubah menjadi
gerombolan-gerombolan yang bersembunyi
dalam hutan-hutan belantaramu.

Mereka datang bukan bertamu, dalam kepekatan
malam derhaka, dimasuki taman larangan
tiada kata-kata dan salam diucap. Mereka
merobek malam dan menyelar tanah pribumi.

O hutan belantara Lembah Maliau Basin
aku bersuara dan berdiri dalam sukmamu
turunlah malaikat di malam kenanga
tangan langit tak akan membiarkan
ruh-ruh yang menjaga belantaramu
dikalahkan.

Pohon Gaharu, ada cinta tumbuh di nadimu
harapan itu adalah mentari memberi salam
tiap siang. Mereka tak akan mengalahkan
tidak pada hari ini dan tidak pada hari esok.

Kota Kinabalu
5 Julai 2013