Thursday, 10 March 2016

Kasih Sayang-Mu*(Cemar)

Kasih Sayang tak mengenal sempadan dan warna bumi
jalan yang membuka pintu-pintu rahmat dan qurub Illahi
bumi masih kemarau dari sentuhan tangan kasih sayang
dalam kemelut persengketan yang pahit dan berlarutan.

Kebencian turun-temurun membakar persaudaraan sejagat
membina tembuk-tembuk pemisah dan menyekat kedamaian
ketika tanah leluhur kehilangan kasih sayang dan harapan
kekerasan dan maut meregut mangsanya siang malam.

Hari depan peradaban manusia sejagat dibangunkan
dari jiwa yang insaf dan tenteram yang membawa ishla
kemajuan rohani dan kemenangan dari perjuangan
dan pengorbanan demi persaudaraan Ummatan Wahidah.

Air samawi tak akan pernah berhenti menurunkan
hujan rahmat supaya bumi tetap segar dan hijau
dalam rimbunan kasih sayang dan membina jalan syafaat
inspirasi dan kebenaran sumbernya dari Allah Azzali.