Sunday, 11 December 2016

Suaka (Syria)*

Ketika ratapan dan derita suaramu
tak didengar dan penderamu makin
bernafsu dan api fitnah khianat menjadi
nafas pemburumu
lalu kau berhenti bercerita dan
meninggalkan bumi leluhurmu
menjauh dari siasah jahat.

Kau melihat perbatasan seperti
tak terjangkau
tanganmu melambai angin
meraih kasih di tanah seberang.

Di khemah pelarian
matamu mencari sinar
di langit mendung
ke mana setelah ini
di bawa arus lautan
tersesat di pergunungan salji
memburu mata angin
atau terporok di tanah lumpur.

Penantian panjang
kebimbangan merimbun
dalam mimpi dan impian
suatu hari menunggu
datang panggilan
melangkah benua baru

Nilai
Disember 2016