Monday, 5 December 2016

Rohingya, Mimpi Kemenanganmu (Antologi Puisi Kemanusiaan Rohingya 2017)*

Jangan kamu
berhenti dari bermimpi
gema suara-suara Rohingya
tak akan hilang ditelan
api amarah durjana.
Walaupun layar kedamaian ini
bagai kain yang robek
luka-luka Rohingya makin parah.

Kemanusiaan seperti
permainan siasah
dan tukang sulap
maut Rohingya berjatuhan
di bumi Myanmar.
Kata-kata mereka
telah menjadi pedang
yang membunuh
di siang yang celaka.

Rohingya, Rohingya
api dendam dan khianat mereka
usah membunuh
mimpi kemenanganmu.
Bebaskan
dirimu dari malam-malam
derhaka dan pembalasan dendam
perjuanganmu tak berhenti di sini
kerana kedamaian itu adalah
air yang mengalahkan kezaliman.

Nilai
2016
*Diteribitkan dalam Antologi Puisi Kemanusiaan Rohingya 2017 diselenggarakan oleh Hasyuda dan Jasni Matlani.