Friday, 30 December 2016

Meninggalkan Tahun 2016* (HE)

Akhirnya bendul jam ini
bergerak dan isyarat berbunyi
Tahun Baru 2017
disambut dalam doa
mubarak
sayap samawi merendah
kau ingin meraih gunung
gema suaramu membawa
harapan.

Di pojokan ada yang tertinggal
kegelapan malam
masih menyelusuri
daerah-daerah rawan
terperangkap dalam kanca
perang
menunggu perubahan angin.
Di dataran luas
tenda-tendamu sepi
mengharapkan siang
datang
membawa cahaya.

Tanah impianmu
terlucut dari genggaman
tapi pada kalbumu
tumbuh pohon zaiton
tunjangnya mencengkam
bumi leluhur.
Kasih sayang telah
mengalahkan
tirani dan kekerasan
benih-benih kegelapan
lebur di bumi tawajuh.

Aku kembali pada-Mu
menghapus noda-noda
hitam
dalam sujud tahajud
kemanisan beribadah
sepanjangan jalan
pengorbanan.

Nilai
31 Disember 2016

*Disiarkan oleh Harian Ekspress 1 Januari 2016