Saturday, 7 September 2013

Taman Pustaka* (Puisi)(Metamorposis)

Masa silam adalah masa silam
ia telah menjadi catatan di halaman sukma

Aku melihat jari-jari tangan ini
telah berubah kulitnya
tangan ini seperti tanganmu
tak pernah turun bertanam
atau menabur benih di tanah
pribumi.

Tiap orang punya impian
sekalipun hewan di dalam kurungan.
dan doa yang terkabul
impian yang telah disempurnakan
matari di langitmu
tak pernah pudar
demikian, rembulan, cahayanya
tetap berkilat hingga kau
menyentuh kiamat.

Pada langit aku biasa
bercanda turun kalam
dan aku belajar menulis dan
membaca lalu kau pun
belajar menulis.
Dalam sukmamu tumbuh
kecintaan pada dunia
huruf dan kalimat. Lalu kau
menulis bait demi bait
dalam bahasa puisi.

Khazanah ini turun kepadamu
kau melihat taman pustaka
di dalam sempadan itu
kau akan selalu aman dan damai
dan kalam ini adalah kepunyaanmu
menulis dan menulis.
Singgahsanamu, jauh ke dalam impian
matari harapan dan rembulanmu
galaksi dan orbit baru
membawa syafaat ke dalam sukmamu.

Kota Kinabalu
8 September 2013