Kau telah diperingatkan kelazatan beribadat
Ramadan seperti kembang harum bunga
berlinggar dalam udara malam purnama penuh
Ketika imam mengangkat tangan mengucap takbir
membaca ayat-Mu dengan tertib dan lancar
kau berdiri bahu-membahu mendengarkannya
waktu seperti air dingin turun ke muara kalbu.
Makin jauh ke dalam Ramadan bualmu kurang
di pojok kau menyendiri dengan tabir terpisah
menjauh percakapan sia-sia dan bergunjing.
No comments:
Post a Comment