Wednesday, 20 August 2014

Palestine, Gema Suaramu (Palestine)

Bumimu seperti hamparan kain kafan tak pernah putus
bunga-bunga mimpi telah lama gugur di tanah peribumi
malam kelam adalah bayangan maut yang mengintai
anjing pun terasa muak mencium bau mayat tertindih
puing-puing bangunan yang ranap dan hancur.

Musuh-musuh tambah ghairah menembak
seperti binatang buruan atau permainan sukan
tiada perasaan keciwa atau bersalah
sedang dunia melihat kebiadapan ini
tanpa melafaz kaka-kata keras memberhentikan
kekerasan dan kekejaman tanpa ada rasa
tanggung jawab dan naluri kemanusiaan.

Yang mengherankan demi ambisi politik
dan kebengkokan hidup mereka sanggup
melakukan apa saja demi bangsa dan impian Zionis
membunuh, merampas dan peluasan
berdiam dan menundukkan kepala tanpa perlawanan
sedangkan hak-hak dan maruah diri
ditendang di atas debu jalanan.

Hak milikmu telah terlepas di tangan orang lain
mereka merencanakan ini jauh dari sebelumnya
saudara-saudara sebangsa telah meninggalkanmu
dan melupakan penderitaan dan kezaliman
yang ditimpakan ke atasmu

Suara-suaramu tertimbus dalam letusan bom
kau memanggil dunia telinga yang tak mendengar
senandung malam kerudungmu lama sudah tak
memanggil perhatian dan simpati bangsamu.

Solidaritas bangsa Arab penuh dengan curiga
Ummatun wahidah pada prinsifnya
sedangkan tindakan berubah dan berlainan
dalam semua musim dan kebutuhan.aramu
akhirnya, orang lain berlagak  penabur
kedamaian walaupun mereka sebenarnya
ada udang di sebalik batu.

Demi samawi dan bumi yang terdera
dan gencatan senjata, berhentilah
membunuh anak-anak dan ibu yang
berdosa.cukup darah yang tumpah
pembantaian massa tak harus berterusan
biarkan lautmu tenang
langitmu membawa berita keamanan
dan keadilan
sekali anak manusia bebas
dari udara sendat dan penjara perang,