Thursday, 14 August 2014

Kekejaman Di Tanah Peribumi Palestine (Palestine)

Di Tanah Gembur
ia tumbuh berdaun lebar
pohon rendang
memberikan keteduhan
Kesentosaan alam sejagat.
ladangmu selamat
dari tumbuhan berduri
dan gema suaramu
bukan bahasa benci 
menghalau penghuni peribumi
menyembur darah ke mukanya
menghendap siang-malam
bau hanyir darah dalam udara.

Kekejaman bukan balasan
kepada kekejaman
Langit silam tak menyedarkan
dan mengubah langkahmu
Kau bukan teman
berjiran yang baik.

Adakah di sini jalan kedamaian
yang abadi
sedangkan sukmamu
parah dan menderita
kemenangan yang dituntut
telah lama kabur
angin gelombang jauh ke laut.

Kamu mau menyakinkan
kepada dunia
kebenaran itu
ada pada pihakmu
jawabanmu semua telah ada
generasi penerus
memandang diam
Leluhur yang
tamak dan zalim.

Dunia turun
menyatakan protes
tapi, kamu masih
bersikeras
gencatan senjata itu
adalah jalan sehala.
Kami selalu
menginginkan kedamaian.
Peribumi mengenal
retorikamu mengabui semua mata
sedang malam terlalu panjang
di Tanah Palestine.

Kamu bilang ini bukan perampokan
bukan menghalau penghuni Tanah Peribumi
melarat.
tapi, kenyataan itu telah kami kenal
kata-katamu tak dapat dipegang dari dulu.