Monday, 3 June 2013

Merayau di Langit-Mu*(AZB)

Aku duduk seperti di puncak Nabalu
memandang jauh ke dalam sumur waktu
melihat bulu-bulu sayapku jatuh satu
demi satu ditiup angin jauh ke belantara
hutan jati.

Selama ini apakah aku berkira-kira?
Aku pernah menjadi burung merayau
di langit-Mu. Dan turun di atas batu
kerikil dan lahan tanah gembur dan
lautan tanah sepi.

Aku melihat ranting-ranting di pohon
tumbuh tunas muda dan daun kering
terlepas dari gagangnya, melayang-
melayang dan akhirnya menjunam ke
bumi.

Kota Kinabalu
3 Jun 2013
*AP Puisi Religi (Grup Sanggar Kembang Langit), Qomaruddin Assa'adah, 4 Jun 2013. telah diterbitkan dalam antologi bersama  'Ziarah Batin', 250 halaman.