Saturday, 8 June 2013

Kunci Rumahmu*(ALBSM)

Kau telah melafazkan suaramu ke gaung
gemanya sampai ke seluruh penjuru
tak ada yang disembunyikan, jelas
seperti kaca kristal.

Kau telah menutup pintu dan menguncinya.
Dan anak kunci telah kau berikan pada orang
lain.

Langit tetap langit sekalipun kau melontar
kata amarah. Ketika kau bicara malammu tanpa
rembulan. Dalam mimpimu, komet hanggus
berjatuhan di langitmu.

Tapi, dalam diam, kau menghias
rumahmu menunggu kedatangan
tapak kaki dalam senyap membuka pintu.

Yang masuk dengan anak kunci
bukan lagi pendatang asing atau
tamu yang datang terlambat.
Bukan pula musafir yang kelelahan
dan tersesat jalan. Bukan pula
orang tua datang kerana rindu-
rinduan.

Yang jelas kau bukan sendiri
kamarmu menjadi saksi.
Siapakah yang menyelinap
dalam gelap dan kau berpura-pura
memejamkan mata?

Kota Kinabalu
9 Jun 2013

*Antologi Puisi, 'Lirik Bulan Di Sukma Malam', Sabahuddin Senin dan Kamaria Buang, Borneo Top Publishing House, 2013