Thursday, 24 November 2016

Rohingya, Ceritamu Belum Berakhir (Rohingya)*

Bumimu hanggus di siang hari
kau saksikan bagaimana kata-kata
menjadi puing-puing dan gema suaramu
makin jauh menyeberang sempadan.

Pabila kedamaian sukmamu terbang
mimpi Rohingya seperti abu di bawah
telapak kaki durjana di malam dendam
mengintai dari segala penjuru.

Kau berlari ke tanah sempadan
hutan khatulistiwa seperti melindungimu
sampai ke negeri sumur mata air
sesekali menoleh kalau jejakmu ditemukan.

Ketika gunung seperti telah tertawan
dan puncak kedamaian itu hampir kau capai
mereka memulangkanmu kembali ke dalam
jaringan musuhmu  menunggu dengan amarah murka.

Rohingya, kulihat bulanmu luka-luka dan
walaupun mereka ingin kau hanggus menjadi debu
gema penderitaanmu suara yang tak dapat
didiamkan atau dihilangkan dari sejarahmu.

Nilai

November 2016

*Dikirimkan untuk siaran Utusan Borneo 24 November 2016