Friday, 25 November 2016

Air Mata Rohingya (Rohingya)*

Rohingya,
Kau adalah gunung kurnia
bumi melindungimu
langit mampan dan lautan
halamanmu berteduh.

Ketika kau diburu
alam menjadi tembuk
mengabui mata pemburumu
sungai-sungai membawamu
lembah damai.

Arakan melambaimu
kau bukan sendiri
penderamu kehilangan jejak
ketenanganmu telah tergugat
kau terbuang dari tanah leluhur.

Pendita Ashin Wirathu,
dari mulutnya
kebohongan dan api membakar
dan gelap mata
tapi ia diam dan merelakan
kerosakan dan pembunuhan
Rohingya di siang jerebu.

Aung San Suu Kyi
menconteng langit kedamaian
dan membuka pintu
datangnya kegelapan panjang
Myanmar, bumi menyaksikan
kebiadapan dan maut
padamu Rohingya.

Myanmar, kau melepaskan
raksasa di angkasaraya
dan tanah-tanah Rohingya
kau masih buta
demi waktu, malapertaka
kau ciptakan menjadi
tombak-tombak menusuk
pulang ke dirimu.

Nilai
November 2016