Tuesday, 24 January 2017

Arakan, Tanah Leluhur (Rohingya)*

Kau tak dapat menghapuskan
jejak-jejak langkah  Rohingya
di bumi Arakan tapak-tapak kakimu
telah memberkas menjadi batu.

Suara-suara menempal pada
gunung dan rimba raya Arakan
tumbuh menjadi pohon-pohon ingatan
tiap hari kau diingatkan kehadiran Rohingya.

Ke manapun kau memandang
artifak dan graviti Rohingya
menjadi sejarah bangsa ini
dan impian Rohingya.

Rohingya hidup selamanya
penderitaan ini hanya akan
menghidupkan mimpi Rohingya
Arakan, tanah leluhur.

Kuala Lumpur
2016